Tim Sepak Sawut Mura Juara Bertahan, Dewan Bebie Beri Apresiasi Tinggi
Puruk Cahu – Ketua Komisi II DPRD Murung Raya, Bebie, S.E., M.M., memberikan apresiasi tinggi kepada Tim Sepak Sawut Kabupaten Murung Raya yang kembali berhasil meraih Juara I pada Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) Kalimantan Tengah 2026.
Menurut Bebie, keberhasilan mempertahankan gelar juara tersebut merupakan prestasi yang membanggakan sekaligus menunjukkan komitmen kuat masyarakat Murung Raya dalam melestarikan budaya dan permainan tradisional daerah. “Kami mengucapkan selamat kepada Tim Sepak Sawut Murung Raya yang kembali berhasil meraih Juara I pada FBIM 2026. Prestasi ini tentu menjadi kebanggaan bagi seluruh masyarakat Murung Raya,” ujarnya, Sabtu (23/5/2026).
Ia menilai, capaian tersebut tidak terlepas dari kerja keras para atlet, pelatih, serta seluruh pihak yang terlibat dalam mempersiapkan tim menghadapi ajang budaya terbesar di Kalimantan Tengah tersebut.
Menurut politisi PDI Perjuangan itu, keberhasilan mempertahankan gelar juara membuktikan bahwa Murung Raya tidak hanya mampu berprestasi dalam bidang pembangunan, tetapi juga konsisten menjaga dan mengembangkan warisan budaya daerah. “Keberhasilan ini menunjukkan keseriusan dan semangat para atlet dalam melestarikan permainan tradisional yang menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat Kalimantan Tengah,” katanya.
Bebie menegaskan, bahwa permainan tradisional seperti Sepak Sawut memiliki nilai penting, bukan hanya sebagai cabang perlombaan, tetapi juga sebagai sarana memperkenalkan budaya lokal kepada generasi muda agar tetap dikenal dan diwariskan di tengah perkembangan zaman.
Ia berharap prestasi yang diraih Tim Sepak Sawut Murung Raya dapat menjadi motivasi bagi generasi muda untuk lebih mencintai budaya daerah dan aktif berpartisipasi dalam kegiatan pelestarian budaya. “Melalui kegiatan seperti FBIM, budaya daerah dapat terus dilestarikan dan dikenal lebih luas. Karena itu, prestasi yang diraih Tim Sepak Sawut Murung Raya patut diapresiasi dan menjadi motivasi bagi generasi muda untuk mencintai budaya daerahnya,” tukasnya. (Ed)
