Heriyus Hadiri Agenda Pelaksanaan Pembubaran Panitia Sinode GKE Ke-25 Tahun 2026, “Saya Apresiasi Atas Semua Kerja Keras Panitia”
Puruk Cahu – ForumHukum.id, Bupati Murung Raya, Heriyus, menghadiri agenda pembubaran Panitia Sinode GKE Ke-25 Tahun 2026 yang dilaksanakan di Gereja Hosana, Puruk Cahu, Minggu (16/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum penutup seluruh rangkaian pelaksanaan Sinode Umum GKE Ke-25 yang sebelumnya telah berlangsung di Kabupaten Murung Raya.

Dalam kesempatan itu, Heriyus menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh panitia, jajaran Pemerintah Kabupaten Murung Raya, pihak gereja, serta seluruh elemen masyarakat yang telah berkontribusi menyukseskan pelaksanaan kegiatan tersebut.
Sebagaimana diketahui, seluruh rangkaian Sinode GKE Ke-25 telah berlangsung dengan baik dan sukses.
Kabupaten Murung Raya tidak hanya menjadi tuan rumah, tetapi juga berhasil menunjukkan kesiapan daerah dalam menerima dan memberikan pelayanan kepada para peserta, tamu undangan, serta delegasi yang datang dari berbagai daerah, bahkan dari luar negeri.
Menurut Heriyus, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja bersama yang dibangun melalui semangat gotong royong, kebersamaan, dan koordinasi antara pemerintah daerah, panitia, lembaga gereja, masyarakat, serta berbagai pihak yang terlibat.
“Keberhasilan pelaksanaan Sinode ini bukan keberhasilan satu pihak saja. Ini adalah keberhasilan kita bersama sebagai masyarakat Murung Raya,” ujar Heriyus.
Ia menilai, kegiatan Sinode GKE Ke-25 juga memberikan dampak positif bagi daerah, khususnya dalam memperkenalkan Murung Raya kepada para tamu dan peserta yang datang dari berbagai wilayah.
Selain menjadi agenda keagamaan, pelaksanaan Sinode dinilai turut menjadi ruang untuk mempererat tali persaudaraan, memperkuat kerukunan umat beragama, serta memperkenalkan potensi dan karakter masyarakat Murung Raya yang menjunjung tinggi nilai kebersamaan.
Heriyus berharap semangat kebersamaan yang telah terbangun selama pelaksanaan Sinode dapat terus dipertahankan dan menjadi modal sosial dalam mendukung berbagai program pembangunan daerah ke depan.
“Kita berharap kebersamaan dan semangat gotong royong yang sudah terbangun ini tidak berhenti setelah kegiatan Sinode selesai, tetapi terus menjadi kekuatan dalam membangun Murung Raya,” pungkasnya.
Sementara itu, pembubaran panitia menjadi penanda berakhirnya tugas kepanitiaan secara kelembagaan setelah seluruh rangkaian kegiatan Sinode GKE Ke-25 Tahun 2026 dapat terlaksana dengan baik. (Alb-FH)


