BeritaEksekutifMurung Raya

Jadi Tuan Rumah MTQ KORPRI VIII Kalteng, Pemkab Mura Matangkan Persiapan

FORUMHUKUM.ID, Puruk Cahu – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) KORPRI ke-VIII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026. Hal tersebut menyusul penetapan Kabupaten Murung Raya sebagai tuan rumah ajang tersebut.

Persiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto Muhidin, mewakili Bupati Murung Raya Heriyus. Rapat juga dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Murung Raya Sarwo Mintarjo, sejumlah kepala perangkat daerah, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Murung Raya, Ketua MUI Murung Raya, pimpinan daerah Muhammadiyah Murung Raya, pengurus cabang Nahdlatul Ulama Murung Raya, LPTQ Murung Raya, serta sejumlah undangan lainnya.

Rapat koordinasi tersebut dilaksanakan untuk membahas pembentukan panitia, kesiapan Kabupaten Murung Raya sebagai tuan rumah, serta memastikan kesuksesan pelaksanaan MTQ KORPRI ke-VIII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Rahmanto Muhidin menyampaikan bahwa pelaksanaan MTQ KORPRI ini menjadi momentum penting bagi Kabupaten Murung Raya, baik sebagai penyelenggara maupun peserta.
“Ini pertama kalinya Kabupaten Murung Raya di bawah kepemimpinan Bupati Heriyus dan saya sebagai Wakil Bupati menjadi tuan rumah MTQ KORPRI Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah. Karena itu, kita harus mempersiapkan semuanya dengan matang agar kegiatan ini dapat berjalan sukses dan lancar,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa selain sukses sebagai tuan rumah, Kabupaten Murung Raya diharapkan mampu meraih prestasi melalui kafilah daerah yang akan mengikuti perlombaan.

“Tidak hanya sebagai penyelenggara, tetapi kita juga sebagai peserta harus memberikan yang terbaik serta mampu meningkatkan prestasi kafilah daerah kita,” tambahnya.

Rahmanto menjelaskan bahwa MTQ KORPRI ke-VIII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 akan mempertandingkan sekitar 12 cabang lomba yang diikuti ratusan kafilah dari 13 kabupaten dan satu kota se-Kalimantan Tengah.

Menurutnya, MTQ KORPRI yang dilaksanakan di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN) ini bertujuan untuk menyaring dan memfasilitasi ASN yang memiliki potensi di bidang tilawatil Quran, baik sebagai qori maupun qoriah.
Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi ajang silaturahmi, promosi daerah, serta mempererat tali persaudaraan antar sesama umat.
Penyelenggaraan MTQ KORPRI Tahun 2026 juga diharapkan memberikan dampak positif bagi daerah, baik dari sisi peningkatan prestasi maupun manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat. (Ed)