Kurangnya Stok Oksigen dan Obat, Bupati Minta Masyarakat Bekerjasama Tanggulangi Pandemi Covid- 19
Barito Timur, Forumhukum.id – Dengan adanya peningkatan penyebaran virus ganas dengan angka 116 pasien positif Covid-19 yang membuat pasokan obat dan oksigen menjadi langka sehingga sulit didapat dan terbatas, maka dengan segala upaya Pemerintah kabupaten (Pemkab) Barito Timur (Bartim) provinsi Kalimantan Tengah mengeluarkan berbagai aturan dan kebijakan.
Menyikapi hal tersebut Bupati Barito Timur, Ampera AY Mebas,SE.,MM selaku pimpinan di bumi yang berjuluk Gumi Jari Janang Kalalawah ini meminta semua elemen masyarakat dapat bekerjasama dalam menangani dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
Baca Juga:
- Bupati HM Wiyatno Lepas Peserta Pawai 1 Muharram 1448 H Sambut Tahun Baru Islam
- Kunjungan Kerja Wakil Ketua III DPRD Kalteng ke Pemkab Kapuas Disambut Hangat Asisten I Romulus
- Bupati Heriyus Soroti Meningkatnya Arus Pendatang, Forkopimda Akan Turun ke Lapangan
- Hari Ini, Rahmanto Muhidin Berusia 44 Tahun, Jejak Pengabdian Putra Murung Raya di Dunia Politik dan Pemerintahan
- Tim Sosialisasi Konsesi Kemitraan Apresiasi Respons Kades Osom Tompok
“Kita belum tau pasokan oksigen datang karena memang sulit didapat dan obat anti virus juga terbatas,” ucap Bupati kepada awak media usai mengikuti kegiatan Rapat Paripurna Istimewa II di gedung DPRD, Senin (16/08/2021).
Ampera juga menjelaskan penyebaran Covid-19 yang telah mengakibatkan para tenaga kesehatan terpapar sehingga diperlukan penanganan bersama-sama untuk menghentikan penyebaran Covid-19.
“Dengan situasi pandemi seperti ini, mari kita penanganannya bersama-sama, sebab tidak mungkin pemerintah saja namun perlunya kerjasama antara Kecamatan, Desa dan masyarakat luas,” ajak Bupati.
