Kurangnya Stok Oksigen dan Obat, Bupati Minta Masyarakat Bekerjasama Tanggulangi Pandemi Covid- 19
Barito Timur, Forumhukum.id – Dengan adanya peningkatan penyebaran virus ganas dengan angka 116 pasien positif Covid-19 yang membuat pasokan obat dan oksigen menjadi langka sehingga sulit didapat dan terbatas, maka dengan segala upaya Pemerintah kabupaten (Pemkab) Barito Timur (Bartim) provinsi Kalimantan Tengah mengeluarkan berbagai aturan dan kebijakan.
Menyikapi hal tersebut Bupati Barito Timur, Ampera AY Mebas,SE.,MM selaku pimpinan di bumi yang berjuluk Gumi Jari Janang Kalalawah ini meminta semua elemen masyarakat dapat bekerjasama dalam menangani dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
Baca Juga:
- Dorong Standar Halal dan Higienitas, Pemkab Murung Raya Fasilitasi Sertifikasi 112 JULEHA
- Bupati Murung Raya Apresiasi Peresmian SPPG Milik Polri di Puruk Cahu!
- RSUD Kapuas Musnahkan Arsip Rekam Medis Kadaluarsa Tahun 2005-2018
- Peresmian SPPG Polri, Pemkab Murung Raya Siap Bangun Sinergi Sukseskan Program MBG
- Bupati Hadiri Pendidikan Politik Musyawarah Anak Cabang PDI Perjuangan se-Kabupaten Kapuas Tahun 2026
“Kita belum tau pasokan oksigen datang karena memang sulit didapat dan obat anti virus juga terbatas,” ucap Bupati kepada awak media usai mengikuti kegiatan Rapat Paripurna Istimewa II di gedung DPRD, Senin (16/08/2021).
Ampera juga menjelaskan penyebaran Covid-19 yang telah mengakibatkan para tenaga kesehatan terpapar sehingga diperlukan penanganan bersama-sama untuk menghentikan penyebaran Covid-19.
“Dengan situasi pandemi seperti ini, mari kita penanganannya bersama-sama, sebab tidak mungkin pemerintah saja namun perlunya kerjasama antara Kecamatan, Desa dan masyarakat luas,” ajak Bupati.
