BeritaLegislatifMurung Raya

Johansyah: APBD Harus Prioritaskan Kebutuhan Nyata Masyarakat

Puruk Cahu – Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Johansyah, menegaskan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) harus benar-benar diprioritaskan untuk menjawab kebutuhan nyata masyarakat, terutama yang berkaitan dengan layanan dasar dan infrastruktur.

Menurutnya, pembangunan akan kehilangan makna apabila tidak menyentuh persoalan yang langsung dirasakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. “APBD harus terlebih dahulu menyasar hal-hal yang langsung dirasakan masyarakat. Jalan desa yang mantap, puskesmas yang siap melayani, sekolah yang representatif, serta harga pangan yang stabil merupakan indikator nyata keberhasilan pembangunan,” ujarnya, Senin (11/05/2026).

Johansyah menekankan, bahwa layanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, ketersediaan air bersih, pemerataan listrik desa, akses jalan antarwilayah, ketahanan pangan, hingga penciptaan lapangan kerja harus menjadi fokus utama pemerintah daerah dalam perencanaan pembangunan.

Ia menilai, pembangunan infrastruktur seperti jalan penghubung antarwilayah memiliki peran penting dalam membuka akses ekonomi masyarakat, memperlancar distribusi barang, serta memudahkan akses layanan kesehatan dan pendidikan.

Selain itu, ia meminta seluruh perangkat daerah menyusun program berbasis data riil dari desa dan kelurahan agar kebijakan yang diambil tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lapangan. “Pentingnya penguatan fungsi DPRD dalam bidang legislasi, penganggaran, dan pengawasan untuk memastikan seluruh program pembangunan berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata,” tegasnya.

Ia mendorong Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menggunakan indikator kinerja yang terukur, seperti persentase desa berlistrik, cakupan air bersih, penurunan angka stunting, waktu tempuh ke fasilitas kesehatan, serta jumlah rumah tidak layak huni yang tertangani. “Setiap rupiah belanja daerah harus memiliki target, output, dan dampak yang jelas bagi masyarakat,” tegasnya. (Ed)