Bupati Kapuas Dukung Penuh Pelayanan RSUD Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Dengan Fasilitas CT Scan
Forum Hukum.id- Kuala Kapuas, RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas mencatatkan sejarah baru dalam peningkatan mutu pelayanan medis dengan resminya operasional fasilitas Computed Tomography Scan (CT Scan) 64 Slice. Peresmian fasilitas diagnostik canggih ini dilakukan langsung oleh Bupati Kapuas H. M. Wiyatno yang dilaksanakan di area RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo, Kuala Kapuas, Senin (30/6/2026)
Agenda Grand Opening ini dihadiri oleh Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Kapuas Arhensa, Anggota DPRD Kabupaten Kapuas Toshibae Limin, Sekretaris Daerah Usis I. Sangkai, Kepala Dinas Kesehatan dr. Agus Waluyo, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kapuas, Pimpinan Bank Kalteng Cabang Kapuas, serta jajaran manajemen dan tenaga medis RSUD.
TINJAU RUANGAN
Bupati Kapuas H. M. Wiyatno bersama Sekretaris Daerah Usis I. Sangkai dan jajaran manajemen rumah sakit saat meninjau langsung ruang fasilitas CT Scan 64 Slice yang baru saja diresmikan untuk memastikan kesiapan operasional pelayanan kepada masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Kapuas H. M. Wiyatno menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas terealisasinya fasilitas baru ini. Beliau menekankan bahwa Kabupaten Kapuas saat ini memiliki hubungan dan sinergitas yang sangat baik dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, yang dibuktikan dengan mengalirnya berbagai bantuan sarana dan prasarana kesehatan strategis ke daerah. Hubungan harmonis serupa juga terjalin erat dengan sejumlah kementerian lainnya di tingkat pusat.
Lebih lanjut, Bupati memaparkan rencana strategis pembangunan Kabupaten Kapuas ke depan, termasuk rencana pengembangan fisik dan bangunan RSUD Kuala Kapuas secara bertahap demi memberikan kenyamanan optimal bagi pasien. Kehadiran alat CT Scan ini diharapkan mampu memangkas angka rujukan pasien ke luar daerah, terutama untuk penanganan darurat seperti stroke dan cedera kepala akibat kecelakaan lalu lintas.
Sementara itu, Direktur RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo, dr. Dellianae, dalam laporannya menjelaskan nilai penting dari hadirnya teknologi diagnostik terbaru ini bagi penanganan medis di daerah.
“Kehadiran alat CT Scan di RSUD merupakan petunggak penting dalam penyelamatan di jaringan rujukan regional. Selama ini, keterbatasan akses diagnostik radiologi canggih menyebabkan pasien dengan indikasi gawat darurat neurologis, trauma, dan penyakit tidak menular harus dirujuk ke luar daerah. Hal tersebut berdampak pada keterlambatan tata laksana, peningkatan beban biaya, serta risiko keselamatan pasien,” ungkap dr. Dellianae.
Fasilitas 1 unit alat CT Scan 64 Slice ini merupakan hibah resmi dari Kemenkes RI melalui program Strengthening Indonesia’s Healthcare Referral Network (SIHREN). Pengadaan ini merupakan bagian dari penguatan status RSUD Kapuas sebagai rumah sakit pengampuan regional.
Untuk itu, dr. Dellianae menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kemenkes RI serta komitmen dukungan penuh yang diberikan oleh Pemkab Kapuas. Pihak rumah sakit telah melengkapi seluruh kesiapan operasional, mulai dari pemenuhan dokter spesialis radiologi, radiografer, petugas proteksi radiasi bersertifikat, hingga SOP keselamatan pasien.
Layanan canggih ini dipastikan akan beroperasi penuh 24 jam melalui instalasi gawat darurat (IGD) maupun poliklinik. Manajemen RSUD saat ini juga sedang merampungkan proses credentialing bersama BPJS Kesehatan agar dalam waktu dekat pelayanan ini dapat segera dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh kepesertaan jaminan kesehatan masyarakat.
Acara peresmian ini ditandai secara simbolis dengan prosesi pemotongan pita oleh Bupati Kapuas bersama unsur pimpinan Komisi IV DPRD, Anggota dewan, serta unsur terkait lainnya. Usai pemotongan pita, Bupati Kapuas didampingi jajaran terkait langsung meninjau ruangan CT Scan guna melihat dari dekat kesiapan alur pelayanan medis yang akan diterapkan. Bupati beserta rombongan juga meninjau langsung kesiapan fasilitas Cath Lab untuk penanganan jantung serta layanan Mammography untuk deteksi dini kanker payudara.(Tatang FH)
