BeritaEksekutifMurung Raya

Bupati Heriyus Ingatkan Warga Waspada Kemarau Ekstrem dan Potensi Karhutla

Puruk Cahu – ForumHukum.id – Bupati Murung Raya, Heriyus, S.E., mengingatkan seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) seiring kondisi kemarau yang berlangsung di sejumlah wilayah.

Imbauan tersebut disampaikan Heriyus menyusul kondisi udara di wilayah Puruk Cahu dan sekitarnya yang dalam beberapa pekan terakhir masih diselimuti kabut asap. Kondisi tersebut perlu diantisipasi karena asap akibat kebakaran dapat mengganggu kualitas udara serta berdampak terhadap aktivitas dan kesehatan masyarakat.

Menurut Heriyus, kondisi kemarau yang berkepanjangan dapat meningkatkan potensi terjadinya kebakaran karena vegetasi dan lahan menjadi lebih mudah terbakar. “Keadaan saat ini harus kita sikapi dengan bijaksana. Musim kemarau mengakibatkan semakin meningkatnya potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan di berbagai tempat sehingga memunculkan kabut asap seperti saat ini kita alami bersama,” ujar Heriyus.

Karena itu, ia meminta masyarakat meningkatkan kehati-hatian, terutama dalam aktivitas yang berkaitan dengan penggunaan api di lingkungan maupun lahan.

“Untuk sementara, hindari kegiatan yang berkaitan dengan api. Jangan sembarangan membuang bahan yang mudah terbakar seperti puntung rokok, dan hindari membakar sampah maupun membuka lahan dengan cara membakar, terutama pada lahan yang berpotensi mudah memicu kebakaran,” tegasnya.

Heriyus juga meminta masyarakat segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api yang berpotensi meluas. Menurutnya, penanganan sejak dini penting dilakukan agar api tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar. “Segera hubungi petugas pemadam kebakaran apabila terdapat titik api yang berpotensi memicu kebakaran yang dapat meluas. Tetap waspada dengan menjaga lingkungan masing-masing agar potensi bahaya kebakaran dapat diminimalkan sedini mungkin,” imbaunya.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan kondisi kesehatan selama kabut asap masih terjadi, termasuk menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah.

Pembakaran Lahan Memiliki Konsekuensi Hukum
Heriyus menegaskan bahwa upaya pencegahan Karhutla bukan hanya berkaitan dengan keselamatan lingkungan, tetapi juga penting untuk menghindari konsekuensi hukum akibat pembakaran lahan.

Karena itu, Heriyus kembali mengajak seluruh masyarakat untuk mengutamakan pencegahan dan tidak menggunakan api secara sembarangan, terlebih dalam kondisi kemarau. “Yang paling penting adalah bagaimana kita bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran. Jangan sampai karena kelalaian atau tindakan yang tidak hati-hati kemudian menimbulkan kebakaran yang merugikan masyarakat luas,” Pungkasnya. (Alb_Fh)