BeritaLegislatifMurung Raya

Dina Dorong Pembinaan Generasi Muda melalui Seni Islami dan Qasidah

Forumhukum.id, Puruk Cahu – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Murung Raya, Dina Maulidah, mendorong penguatan pembinaan generasi muda melalui seni Islami dan qasidah sebagai bagian dari upaya mengembangkan potensi sekaligus melestarikan seni budaya di daerah.

Dorongan tersebut disampaikan Dina usai menghadiri kegiatan Gebyar Musik Islami Tahun 2026 yang diselenggarakan Lembaga Seni Qasidah Indonesia (LASQI) Nusantara Jaya Kabupaten Murung Raya, sekaligus pelantikan Dewan Pimpinan Kecamatan (DPK) untuk lima kecamatan di Gedung Dewan Adat Dayak (DAD) Puruk Cahu, Kamis (10/9/2026) malam.

Dina mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat terhadap kegiatan tersebut. Berdasarkan laporan panitia, jumlah peserta yang mengikuti kegiatan mencapai sekitar 120 orang, jauh melampaui target awal yang hanya sekitar 50 hingga 60 peserta. “Seperti yang dilaporkan oleh panitia, peserta ditargetkan paling banyak 50 atau 60 orang, ternyata peserta sampai 120 orang. Ini berarti adalah kecintaan dan kerinduan masyarakat terhadap seni Islami, pop religi maupun qasidah,” ujar Dina.

Menurut politisi PKB itu, tingginya partisipasi masyarakat menjadi indikator bahwa seni Islami masih memiliki tempat yang kuat di tengah masyarakat. Kondisi ini sekaligus menjadi peluang untuk membangun ruang kreativitas yang positif bagi generasi muda. Dina juga merasa bangga, karena peserta Gebyar Musik Islami tidak hanya berasal dari Kabupaten Murung Raya, tetapi juga terdapat perwakilan dari kabupaten tetangga. Hal tersebut menunjukkan kegiatan seni Islami di Murung Raya memiliki daya tarik dan potensi untuk terus dikembangkan.

Ia menilai generasi muda membutuhkan ruang yang positif untuk menyalurkan bakat dan kreativitas. Melalui kegiatan seni Islami dan qasidah, anak-anak dan remaja tidak hanya dapat mengembangkan kemampuan di bidang seni, tetapi juga menumbuhkan nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan.

Dina yang juga merupakan salah satu pengurus LASQI Kabupaten Murung Raya mengungkapkan bahwa daerah tersebut memiliki sejumlah talenta yang telah berhasil mengukir prestasi di tingkat provinsi hingga nasional. Salah satunya Ruslina yang pernah menjuarai Festival Seni Qasidah Indonesia tingkat nasional di Padang, Sumatera Barat. Selain itu, sejumlah anak dan remaja Murung Raya juga telah menorehkan prestasi dalam berbagai ajang pop religi.

Menurut Dina, prestasi tersebut menjadi bukti bahwa potensi seni Islami di Murung Raya cukup besar. Karena itu, pembinaan tidak boleh dilakukan secara insidental, melainkan perlu dilaksanakan secara berkelanjutan dan melibatkan berbagai pihak. Ia berharap pemerintah daerah bersama LASQI, para pegiat seni, tokoh agama, keluarga dan masyarakat dapat membangun sinergi dalam menyediakan ruang pembinaan bagi generasi muda. “Saya berharap sinergi dan kolaborasi antara pemerintah daerah dan para pegiat seni budaya Islam dapat terus terjalin erat ke depannya,” katanya.

Dina menambahkan, pengembangan seni Islami juga menjadi bagian penting dalam menjaga identitas budaya dan nilai-nilai positif masyarakat di tengah derasnya pengaruh budaya luar. “Dengan pembinaan yang terarah dan dukungan berbagai pihak, ia berharap semakin banyak generasi muda Murung Raya yang mampu mengembangkan bakat, meraih prestasi dan mengharumkan nama daerah melalui seni Islami dan qasidah,” tutupnya. (Red)