BeritaEksekutifMurung Raya

Dewan Hakim MTQ KORPRI Harus Menjunjung Integritas dan Objektivitas

Forumhukum.id, Puruk Cshu – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, menegaskan bahwa dewan hakim dan panitera Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) VIII KORPRI Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 harus menjunjung tinggi integritas, objektivitas, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas penilaian.

Hal tersebut disampaikan Edy Pratowo saat menghadiri pelantikan Dewan Hakim dan Panitera MTQ VIII KORPRI Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah di Aula Rumah Jabatan Bupati Murung Raya, Rabu (24/6/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Murung Raya, Heriyus.

Pelantikan dewan hakim dan panitera menjadi salah satu tahapan penting dalam rangkaian pelaksanaan MTQ VIII KORPRI untuk memastikan seluruh proses perlombaan berlangsung secara adil, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Dalam sambutannya, Edy Pratowo mengingatkan bahwa amanah yang diemban para dewan hakim dan panitera memiliki tanggung jawab besar dalam menentukan hasil perlombaan secara profesional.

“Saya berharap seluruh dewan hakim dan panitera dapat menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya, bekerja secara objektif, profesional, dan penuh tanggung jawab demi suksesnya pelaksanaan MTQ VIII KORPRI,” ujar Edy Pratowo.

Sementara itu, Bupati Murung Raya Heriyus menyambut baik pelantikan tersebut sebagai bagian dari upaya memastikan pelaksanaan MTQ VIII KORPRI Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah berjalan lancar dan berkualitas.

Menurut Heriyus, Pemerintah Kabupaten Murung Raya berkomitmen memberikan dukungan penuh sebagai tuan rumah agar seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan baik, mulai dari persiapan hingga penutupan.

Dalam kesempatan itu juga dilaksanakan penyerahan bendera MTQ VIII KORPRI dari Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo kepada Bupati Murung Raya, Heriyus.

Penyerahan bendera tersebut menjadi simbol kesiapan Kabupaten Murung Raya sebagai tuan rumah penyelenggaraan MTQ VIII KORPRI Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026.

Dengan dilantiknya dewan hakim dan panitera, diharapkan seluruh cabang perlombaan dapat berlangsung secara objektif, transparan, dan menghasilkan peserta terbaik yang mencerminkan nilai-nilai Al-Qur’an serta semangat sportivitas di lingkungan Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI). (Ed)