EksekutifMurung RayaPuruk Cahu

Murung Raya Bidik Swasembada dan Efisiensi Lahan

Forumhukum.id, PURUK CAHU – Pemerintah Kabupaten Murung Raya (Mura) menggelar panen bersama padi gogo di Desa Karali, Kecamatan Tanah Siang, sebagai bagian dari uji varietas padi gogo tahun anggaran 2025.

Kegiatan ini merupakan kerja sama Dinas Pertanian dan Perikanan (Distanik) Murung Raya dengan Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor (IPB) dalam rangka mencari varietas padi yang unggul dan adaptif terhadap kondisi daerah.

Kepala Distanik Murung Raya, Sri Karyawati, menyampaikan bahwa uji varietas dilakukan di tiga kecamatan, yakni Murung, Tanah Siang, dan Tanah Siang Selatan, dengan melibatkan sejumlah kelompok tani.

“Tujuan kegiatan ini adalah memberikan bantuan teknis budidaya padi gogo, menilai pertumbuhan berbagai varietas, serta mencari varietas yang tahan terhadap hama, penyakit, dan perubahan iklim,” jelasnya.

Ia berharap dari uji coba tersebut akan lahir varietas padi gogo yang dapat didaftarkan ke Kementerian Pertanian sebagai varietas unggul lokal Murung Raya.

Sementara itu, Bupati Murung Raya, Heriyus, mengapresiasi kolaborasi dengan IPB serta dukungan mahasiswa yang turut melakukan penelitian di lapangan.
Menurutnya, pengembangan padi gogo menjadi salah satu langkah strategis untuk mendukung program swasembada pangan sekaligus meningkatkan efisiensi pemanfaatan lahan.

“Selama ini padi gogo di Murung Raya umumnya panen satu kali setahun. Ke depan kita dorong bisa dua kali bahkan tiga kali panen, sehingga lahan yang ada lebih produktif,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dengan meminimalkan pembukaan lahan baru, serta mendorong masyarakat memanfaatkan lahan yang sudah tersedia.
Selain sektor tanaman pangan, Heriyus juga mendorong kelompok tani dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk mengembangkan potensi lain seperti kakao, peternakan, dan hortikultura.

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa kelompok tani harus memiliki badan hukum agar dapat mengakses program dan dukungan anggaran dari pemerintah.
“Target kita tahun 2027 Murung Raya sudah memiliki varietas unggul sendiri, sehingga produksi padi lebih stabil dan kebutuhan pangan masyarakat dapat terpenuhi,” pungkasnya. (Ed)