
Jelang Akreditasi 2027, RSUD Kapuas Perkuat Persiapan melalui Monitoring dan Evaluasi
KUALA KAPUAS, Forum Hukum.id – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, terus mematangkan persiapan menghadapi survei akreditasi rumah sakit yang dijadwalkan pada awal 2027.
Berbagai upaya pembenahan dilakukan, termasuk memperkuat koordinasi, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, serta mengevaluasi pelaksanaan program pelayanan kesehatan.
Salah satu langkah tersebut dilakukan melalui Rapat Koordinasi Kelompok Kerja (Pokja) Komunikasi dan Edukasi (KE) yang digelar pada Jumat (2/10/2026), bertempat di Ruang Promosi Kesehatan (Promkes) dan Klinik Jiwa Rawat Jalan RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas.
Rapat tersebut membahas persiapan in-house training bagi seluruh Pokja Akreditasi Rumah Sakit, sekaligus melakukan monitoring dan evaluasi terhadap program serta pelayanan kesehatan yang telah dilaksanakan.Rebu(21/10/2026)
Ketua Pokja Komunikasi dan Edukasi Akreditasi RSUD Kapuas, dr. Safira Amira Tjandrasari, Sp.KJ (K), membuka rapat dengan memaparkan hasil Training of Trainers (ToT) Komunikasi Efektif kepada anggota yang hadir.
Dalam pemaparannya, ia juga menjelaskan tujuan koordinasi, mengingatkan kembali tugas dan tanggung jawab anggota pokja, serta mendorong evaluasi terhadap berbagai program yang telah berjalan maupun hal-hal yang masih perlu ditingkatkan.
Selain itu, para anggota pokja menyampaikan hasil bimbingan akreditasi dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS). Pembahasan mencakup sejumlah rekomendasi, saran, dan arahan dari pembimbing sebagai bahan evaluasi untuk memperkuat kesiapan rumah sakit menghadapi survei akreditasi mendatang.
Melalui koordinasi tersebut, RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas berharap pelaksanaan in-house training bagi seluruh Pokja Akreditasi Rumah Sakit serta kegiatan pit stop selama dua minggu ke depan dapat berjalan lancar dan sesuai rencana.
Upaya ini menjadi bagian dari komitmen rumah sakit untuk terus melakukan pembenahan dan meningkatkan kesiapan dalam memenuhi standar akreditasi, sekaligus mendukung peningkatan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat.(Tatang FH)
