BeritaKapuas

BNPB Apresiasi Tata Kelola Data Karhutla di Kapuas

Kuala Kapuas, Forum Hukum. id –Tim pengarah BNPB, Prof. Dirwansyah dan Prof. Ivan Elisabeth, mengapresiasi tata kelola data penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kapuas, Minggu (5/10). Apresiasi disampaikan saat mengunjungi Pusdalops Posko Induk Tim Terpadu Penanganan Karhutla dan Kekeringan Kapuas.

Dalam kunjungan tersebut, Kepala Pelaksana BPBD Kapuas sekaligus Ketua Harian Penanganan Darurat Karhutla dan Kekeringan, Pangeran S. Pandiangan, memaparkan kondisi terkini penanganan karhutla. Data yang disampaikan mencakup luas wilayah terdampak, sebaran kejadian, kekuatan personel, peralatan, logistik, serta dampak terhadap kesehatan masyarakat.

Prof. Dirwansyah menilai penyajian data tersebut telah memenuhi kebutuhan evaluasi penanganan bencana secara menyeluruh.

Menurutnya, data faktual sangat penting sebagai dasar dalam mengevaluasi kondisi dan menentukan langkah penanganan selanjutnya.

Sementara itu, Prof. Ivan Elisabeth menyoroti keterhubungan data kesehatan, khususnya kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Data dari sembilan posko dan seluruh puskesmas di kecamatan dinilai telah terkoordinasi dengan baik. Ia juga mengingatkan perhatian khusus terhadap kelompok rentan, seperti penderita stunting, ibu hamil, dan lansia.

Penanganan karhutla di Kapuas saat ini melibatkan BPBD, TNI, Polri, Brimob, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta relawan. Pemadaman melalui jalur darat masih menjadi andalan, sementara kabut asap menghambat penanganan melalui udara karena mengganggu jarak pandang.

Sejumlah kendala masih dihadapi, terutama akses menuju titik karhutla di kawasan terpencil, lahan gambut, dan wilayah perbatasan. Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) juga belum menghasilkan hujan merata di seluruh wilayah Kapuas. Karena itu, perpanjangan OMC diharapkan dapat membantu mempercepat penanganan dan mengendalikan karhutla di Kabupaten Kapuas.( Tatang FH)