
Sisa Bara Dekat SMPN 1 Kapuas Hilir Diburu, Tim Gabungan Bergerak Cegah Api Kembali Menyala
KUALA KAPUAS, Forum Bukum. id – Tim gabungan Posko Induk Penanganan Darurat Bencana Karhutla dan Kekeringan Kabupaten Kapuas bergerak cepat menangani sisa bara dari lahan terbakar di Kelurahan Dahirang, Kecamatan Kapuas Hilir, Kamis (24/9). Lokasi kebakaran berada tidak jauh dari Gedung SMPN 1 Kapuas Hilir.
Petugas melakukan pembasahan secara menyeluruh pada titik-titik yang masih menyisakan bara. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada bara yang kembali menyala dan memicu kebakaran susulan, terutama karena lokasi berada di sekitar fasilitas pendidikan.
Kepala Pelaksana BPBD Kapuas, Pangeran S Pandiangan, mengatakan pembasahan dilakukan setelah tim menemukan sisa bara di lahan terbakar. Penanganan berlangsung selama lebih dari satu jam, mulai pukul 14.11 hingga 15.14 WIB.
“Tim gabungan melakukan pembasahan sisa bara api lahan terbakar di Kelurahan Dahirang. Setelah dilakukan pembasahan, kondisi api padam total,” kata Pangeran.
Area yang menjadi sasaran pembasahan diperkirakan seluas sekitar 10 meter persegi.
Petugas memastikan bara yang tersisa benar-benar basah sehingga potensi api kembali muncul dapat ditekan.
Penanganan dilakukan oleh Tim 3 Regu 2 dengan dukungan satu unit tangki Damkar Induk. Dalam prosesnya, petugas menghadapi kendala karena sumber air berada cukup jauh dari titik penanganan.
Untuk memenuhi kebutuhan air, tangki harus melakukan pengisian ulang dari sungai besar maupun kawasan Pelabuhan Dahirang. Jarak antara lokasi pengisian air dan titik api diperkirakan mencapai sekitar 200 meter.
Meski titik yang ditangani relatif kecil, petugas tetap melakukan pembasahan secara maksimal. Sisa bara pada lahan terbakar dinilai perlu segera ditangani karena dapat kembali menyala apabila kondisi lahan masih panas dan kering.
Pembasahan ini sekaligus menjadi langkah antisipasi untuk menjaga keamanan lingkungan sekitar, termasuk area Gedung SMPN 1 Kapuas Hilir yang berada di dekat lokasi lahan terbakar.
Setelah proses pembasahan selesai, tim memastikan kondisi api telah padam total. Petugas juga tetap mewaspadai kemungkinan munculnya kembali bara di sekitar lokasi sebagai bagian dari upaya pencegahan karhutla.
Penanganan cepat tersebut menjadi bagian dari respons Posko Induk Penanganan Darurat Bencana Karhutla dan Kekeringan Kabupaten Kapuas dalam mengantisipasi meluasnya dampak kebakaran lahan di wilayah Kapuas.(Tatang FH)
