BeritaKapuas

Satresnarkoba Polres Kapuas Gelar Bakti Religi di Rumah Betang Menggatang Utus Sambut Hari Bhayangkara ke-80

Forum Hukum. id – Kapuas, Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kapuas melaksanakan kegiatan Bakti Religi di Rumah Betang Menggatang Utus, Kelurahan Sei Pasah, Kecamatan Kapuas Hilir, Kabupaten Kapuas, pada Sabtu (27/6/2026).

Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Polri terhadap pelestarian budaya serta upaya mempererat sinergitas dengan masyarakat. Bersama Organisasi Masyarakat (Ormas) Perpedayak dan warga setempat, personel Satresnarkoba Polres Kapuas bergotong royong membersihkan lingkungan Rumah Betang yang merupakan salah satu rumah adat dan cagar budaya masyarakat Dayak.

Pelaksanaan bakti religi diawali dengan kerja bakti membersihkan halaman dan area utama Rumah Betang, dilanjutkan dengan membersihkan bagian dalam bangunan serta fasilitas umum di sekitarnya.

Selain kegiatan bersih-bersih, Polres Kapuas juga menyerahkan bantuan sosial berupa peralatan kebersihan kepada pengurus Rumah Betang sebagai bentuk dukungan terhadap upaya menjaga kebersihan dan kelestarian kawasan tersebut.

Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah yang berlangsung penuh keakraban. Momentum tersebut menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara Polri, Ormas Perpedayak, tokoh adat, dan masyarakat dalam menjaga persatuan, kebersamaan, serta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif.

Bakti Religi ini dilaksanakan berdasarkan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia serta Program Polri Presisi yang mendukung pelestarian budaya dan pemeliharaan keamanan serta ketertiban masyarakat.

Melalui kegiatan ini, tercipta lingkungan Rumah Betang yang lebih bersih, rapi, dan terawat. Selain itu, terjalin komunikasi dan sinergitas yang semakin harmonis antara Polri, Ormas, tokoh adat, dan masyarakat.

Kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran bersama akan pentingnya menjaga warisan budaya serta memperkuat kerukunan antar suku dan umat beragama.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan kondusif, mencerminkan semangat kebersamaan dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80 dengan aksi nyata yang bermanfaat bagi masyarakat dan pelestarian budaya lokal.(Tatang FH)