Preservasi Jalan Oleh DPUPR Mura Guna Terciptanya Kenyamanan Dan Keamanan Lalu Lintas Jelang Lebaran Idul Fitri
Kadis PUPR Mura Paulus.Karya Mangginte.,S.T,M.T” Reservasi sebagai upaya memelihara dan mempertahankan kondisi jalan agar tetap dalam keadaan baik menjelang Lebaran Idul Fitri “
Forumhukum.id – Puruk Cahu. Salah satu eksistensi tugas dan fungsi dari Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang yakni ; melaksanakan kegiatan rutin Preservasi atau pemeliharaan jalan. Kegiatan rutin preservasi maksudnya adalah suatu kegiatan untuk mempertahankan kondisi suatu objek dalam hal ini berupa kontruksi jalan agar tidak rusak dan terjaga kelestariannya.
Pemeliharaan jalan adalah merupakan bentuk kegiatan penanganan jalan berupa pencegahan, perawatan dan perbaikan yang diperlukan untuk mempertahankan kondisi jalan agar tetap berfungsi secara optimal demi melayani kenyamanan dan keamanan lalu lintas atau pengguna jalan secara umum dan khomprehensif.
Sehubungan dengan kegiatan preservasi tersebut Kepala Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kabupaten Murung Raya Paulus Karya Mangginte., S.T., M.T ,Rabu,19/3 dihubungi via seluler dengan lugas uraikan sehubungan kegiatan preservasi tersebut.
Paulus ungkapkan bahwa dirinya telah memberikan intruksi langsung kepada bidang Bina Marga sesuai tugas dan fungsinya untuk segera melaksanakan kegiatan Preservasi.
“Saya sudah intruksikan langsung kepada bidang bina marga sesuai dengan fungsinya untuk segera melaksanakan kegiatan presevasi badan jalan, terutama rute dalam kota, dan juga nanti akan kembali dilanjutkan kearah rute pesisir kota puruk cahu “ Ungkap Paulus.
Menurutnya, kegiatan preservasi dimaksud selain memang kegiatan rutin D-PUPR, juga sebagai langkah konkrit untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang berhubungan dengan kondisi jalan, terlebihnya lagi pada saat ini menjelang perayaan lebaran Idul Fitri, dimana arus mudik lalu lintas akan lebih meningkat dari hari biasanya.
“Preservasi atau pemeliharaan jalan dalam kota puruk cahu dimaksudkan sebagai upaya memelihara dan mempertahankan kondisi jalan agar tetap dalam keadaan baik, khususnya dalam rangka menyambut lebaran Idul Fitri, maka oleh karna itu kita upayakan agar pemudik merasa nyaman dan aman dalam berlalu lintas” Ujar Paulus menegaskan.
Lanjut Paulus “ Kita ketahui bahwa setiap pengguna jalan itu menginginkan jalan yang dilewatinya selalu nyaman, aman, dan memberikan kemudahan serta kelancaran dari sisi fisiknya, termasuk juga dari sisi faktor keselamatan bagi mereka “
Pengertian Preservasi Jalan adalah merupakan kegiatan penanganan jalan, berupa pencegahan, perawatan, dan perbaikan yang diperlukan untuk mempertahankan kondisi jalan agar tetap berfungsi secara optimal untuk berbagai keperluan dan kepentingan secara umum dari nilai eksistensi jalan itu sendiri.
Masih bersama Paulus Karya Mangginte Kadis PUPR Mura, kembali uraikan sehubungan dengan giat preservasi yang dilaksanakan melalui Bidang Bina Marga pada DPUPR .
“Kegiatan preservasi yang kita laksanakan dilapangan melalui bidang Bina Marga, seperti kegiatan Road Patching atau proses perbaikan dengan menggunakan bahan aspal untuk menutupi area jalan yang berlobang, pembersihan pada bagian bahu jalan, dan juga kegiatan pembukaan median jalan dibeberapa ruas atau titik yang sebelumnya sudah ada kesepakatan dengan instansi terkait “ Urai Paulus Karya Mangginte.
“Kita harapkan dengan memberikan pelayanan kondisi jalan yang baik dan stabil tentunya akan menjadikan para pengguna jalan yang berlalulintas akan lebih merasa nyaman dan aman, terutama dalam momen menjelang lebaran idul fitri ini nanti “ Pungkas Paulus Karya Mangginte.
Median jalan adalah salah satu bagian jalan yang berfungsi untuk memisahkan arus lalu lintas yang berlawanan arah sebagaimana menurut ketentuan dalam Permen PU nomor 19 tahun 2011 tentang Persyaratan Teknis Jalan dan Kriteria Perencanaan teknis jalan.
Sementara ditemui dilokasi kegiatan preservasi jalan, Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Murung Raya, Pordie Pertrosian, S.T selaku koordinator pelaksanaan Preservasi.
Pordie sapaa akrab Kabid BM DPUPR sebutkan bahwa pihaknya dalam pelaksanaan semua rangkaian preservasi hingga kini berjalan dengan lancar dan tetap kondusif.
“Sebagaimana intruksi dari Kepala Dinas (PUPR-red) untuk agar kami segera melaksanakan kegiatan reservasi menjelang lebaran ini dan, Hingga sampai saat ini (19/3) semua rangkaian kegiatan preservasi masih tetap berjalan dengan baik, aman dan kondusif, hingga semua titik preservase usai ditangani, imbuhnya lagi, Meski pelaksanaan preservasi ditengah jam kesibukan arus lalulintas jalan “ Tutur Pordie Petrosian. ( Alb/fh