BeritaKapuas

Bupati Kapuas Buka Gerakan Pangan Murah dan Pasar Murah, Sekaligus Terima Penyerahan Kartu Huma Betang Sejahtera

Forum Hukum.id-Kapuas, Bupati Kapuas HM Wiyatno didampingi Wakil Bupati Kapuas Dodo membuka secara langsung kegiatan Gerakan Pangan Murah dan Pasar Murah Pemerintah Kabupaten Kapuas bekerja sama dengan Bulog Kabupaten Kapuas dalam rangka menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok dan pengendalian inflasi daerah Tahun 2026, yang dirangkaikan dengan penyerahan Kartu Huma Betang Sejahtera, bertempat di Stadion Panunjung Tarung, Jum’at (13/3/2026).

Pada kesempatan tersebut, Kartu Huma Betang Sejahtera diserahkan secara langsung oleh Staf Ahli Gubernur Kalimantan Tengah Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) Hamka kepada Bupati Kapuas sebagai simbolis dimulainya program tersebut di Kabupaten Kapuas.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda Kabupaten Kapuas, Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Usis I. Sangkai, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kapuas Siti Saniah Wiyatno, Ketua GOW Kabupaten Kapuas Hertitati Dodo, Ketua DWP Kabupaten Kapuas Silvya Veronita Usis I. Sangkai, Kepala Perangkat Daerah Lingkup Pemerintah Kabupaten Kapuas, Pimpinan Bulog Cabang Kapuas, Camat Selat serta masyarakat.

Dalam sambutannya, Staf Ahli Gubernur Kalimantan Tengah Bidang Kemasyarakatan dan SDM Hamka menyampaikan bahwa Kartu Huma Betang Sejahtera merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah untuk hadir di tengah masyarakat.

Menurutnya, tantangan ekonomi masyarakat serta dinamika harga kebutuhan pokok saat ini memerlukan intervensi langsung dari Pemerintah. Oleh karena itu, kartu tersebut tidak hanya sebagai bantuan sosial, tetapi juga sebagai instrumen untuk meningkatkan daya beli masyarakat serta memberikan perlindungan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.

Ia juga menyampaikan pesan Gubernur Kalimantan Tengah kepada seluruh jajaran terkait, baik di tingkat Provinsi maupun Kabupaten, agar mengawal distribusi program ini dengan baik sehingga kartu tersebut benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak tanpa adanya potongan sedikit pun. Selain itu, Pemerintah Daerah juga diminta untuk melakukan verifikasi dan pemutakhiran data secara berkala agar program tetap tepat sasaran, tepat manfaat dan tepat waktu.

Lebih lanjut, Hamka juga menekankan pentingnya sinergi antara Pemerintah Kabupaten dengan Pemerintah Provinsi dalam menyelaraskan berbagai program bantuan agar tidak terjadi tumpang tindih. Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga, pendidikan anak maupun kesehatan sehingga kualitas hidup masyarakat di Bumi Tingang Menteng Panunjung Tarung dapat terus meningkat.

Diinformasikan, jumlah keluarga penerima manfaat secara keseluruhan di Kabupaten Kapuas mencapai 24.534 keluarga. Untuk tahap awal, penyaluran dilakukan di Kecamatan Mantangai dengan jumlah 3.350 kartu penerima manfaat yang didistribusikan pada hari ini.

Sementara itu, Bupati Kapuas HM Wiyatno dalam sambutannya menyampaikan bahwa fenomena kenaikan harga beberapa komoditas pangan tentu akan membebani serta mengurangi daya beli masyarakat, khususnya bagi keluarga kurang mampu.

Menurutnya, kondisi tersebut memerlukan keseriusan dari semua pihak, baik Pemerintah maupun para pelaku usaha besar, menengah dan kecil dalam berbagai kegiatan sektor ekonomi untuk bersama-sama bekerja keras melakukan pemulihan perekonomian daerah.

“Pemerintah Kabupaten Kapuas memanfaatkan APBD untuk menjaga stabilitas harga melalui intervensi pasar guna mengurangi gejolak harga komoditas pangan terutama beras, minyak goreng dan gula. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Kapuas menggelar Gerakan Pangan Murah dan Pasar Murah yang bertujuan memudahkan masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang relatif terjangkau,” ujar Wiyatno.

Ia menjelaskan bahwa harga bahan pokok yang dijual dalam kegiatan pasar murah ini relatif lebih murah dibandingkan harga di pasaran karena adanya subsidi dari Pemerintah Daerah.

Untuk itu, Bupati Kapuas mengimbau masyarakat yang berhak agar dapat memanfaatkan pasar murah ini dengan baik serta berbelanja sesuai kebutuhan dan tidak berlebihan.

“Kegiatan pasar murah ini merupakan bukti keseriusan dan wujud perhatian Pemerintah Kabupaten Kapuas dalam membantu meringankan beban masyarakat untuk memenuhi kebutuhan bahan pokok,” tambahnya.

Di akhir sambutannya, Wiyatno berharap melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah dan Pasar Murah tersebut dapat benar-benar membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan bahan pokok serta menjaga stabilitas harga di daerah.(Tatang FH)