BeritaLegislatifMurung Raya

Fraksi PPP Soroti Rendahnya Serapan Anggaran Sejumlah OPD

Puruk Cahu – Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPRD Kabupaten Murung Raya menyoroti masih rendahnya realisasi atau penyerapan anggaran pada sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dalam pelaksanaan APBD. Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Fraksi PPP, Sutrisno, dalam Rapat Paripurna ke-3 Masa Sidang III Tahun 2026, Kamis (10/9/2026) lalu. Menurutnya, rendahnya serapan anggaran perlu menjadi perhatian pemerintah daerah agar pelaksanaan program dan kegiatan dapat berjalan sesuai target.

Fraksi PPP menilai, optimalisasi penyerapan anggaran penting dilakukan untuk memastikan setiap program yang telah direncanakan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, OPD dengan tingkat realisasi anggaran yang masih rendah perlu segera melakukan evaluasi.“Kami juga meminta penjelasan terhadap beberapa OPD yang realisasi atau penyerapan anggarannya masih di bawah 50 persen,” ujar Sutrisno.

Dikatakan, rendahnya serapan anggaran tidak boleh dibiarkan hingga mendekati akhir tahun anggaran. OPD perlu mengidentifikasi berbagai kendala yang menyebabkan program belum berjalan optimal, baik dari sisi perencanaan, pelaksanaan maupun proses administrasi. Sutrisno juga meminta pemerintah daerah melakukan pengawasan dan evaluasi secara berkala terhadap capaian setiap OPD. Langkah tersebut diperlukan agar hambatan pelaksanaan kegiatan dapat segera ditangani dan target pembangunan tetap tercapai.

Ia berharap, penyerapan anggaran tidak sekadar mengejar realisasi secara administratif, tetapi harus tetap memperhatikan prinsip efisiensi, akuntabilitas, ketepatan sasaran dan kualitas hasil pembangunan. “Yang paling penting bukan hanya anggarannya terserap, tetapi programnya benar-benar terlaksana dan memberikan manfaat bagi masyarakat Murung Raya,” tegasnya.

Terkait RAPBD Perubahan 2026, Fraksi PPP mencermati hasil evaluasi kinerja APBD, perubahan proyeksi pendapatan, termasuk penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan transfer dari pemerintah pusat. Fraksi PPP menilai arah pembangunan yang berfokus pada peningkatan kualitas infrastruktur serta kesiapsiagaan menghadapi bencana merupakan langkah strategis.

“Kami memandang bahwa arah pembangunan yang difokuskan pada peningkatan kualitas infrastruktur bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat serta kesiapsiagaan kita terhadap bencana kekeringan dan kebakaran lahan merupakan hal yang strategis, namun harus disertai dengan efisiensi, akuntabilitas, serta perlindungan terhadap kelompok rentan dan penguatan sektor-sektor produktif,” sebutnya. (Ed)