BeritaLegislatifMurung Raya

Rejikinoor: Maulid Nabi Momentum Meneladani Akhlak dan Memperkuat Kepedulian Sosial

PURUK CAHU — Forumhukum. Id, Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW hendaknya tidak dimaknai sebatas kegiatan seremonial atau mengenang kelahiran Rasulullah, tetapi menjadi momentum bagi umat Islam untuk meneladani akhlak, perjuangan, serta nilai-nilai kemanusiaan yang diajarkan Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi I DPRD Murung Raya, H. Rejikinoor, S. Sos, (25/8), yang menilai peringatan Maulid Nabi memiliki makna penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang religius, harmonis, dan menjunjung tinggi nilai persaudaraan.

Menurut Rejikinoor, kecintaan kepada Rasulullah SAW seharusnya diwujudkan melalui perilaku nyata, terutama dengan mengedepankan kejujuran, amanah, kesabaran, kepedulian terhadap sesama, serta sikap saling menghormati di tengah kehidupan bermasyarakat.

“Maulid Nabi jangan hanya kita maknai sebagai kegiatan memperingati kelahiran Rasulullah. Yang lebih penting adalah bagaimana kita mengambil keteladanan beliau dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Ia mengatakan, Rasulullah SAW telah memberikan teladan tentang bagaimana membangun masyarakat yang berlandaskan akhlak, keadilan, persaudaraan dan kepedulian terhadap sesama.

Karena itu, kata Rejikinoor, momentum Maulid Nabi sangat relevan untuk menjadi ruang introspeksi bersama, khususnya dalam menghadapi berbagai tantangan sosial di tengah perkembangan kehidupan masyarakat yang semakin kompleks.

“Kalau nilai-nilai yang diajarkan Rasulullah benar-benar kita hidupkan, maka akan tumbuh sikap saling menghargai, saling membantu dan menjaga persatuan. Inilah yang kita butuhkan dalam membangun Murung Raya,” katanya.

Sebagai bagian dari lembaga legislatif daerah, Rejikinoor juga menekankan pentingnya membangun kehidupan sosial yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan karakter dan moral masyarakat.

Menurutnya, pembangunan daerah pada akhirnya harus bermuara pada peningkatan kualitas kehidupan masyarakat, termasuk kualitas moral, kepedulian sosial dan rasa kebersamaan.

“Pembangunan bukan hanya soal infrastruktur dan ekonomi. Membangun manusia yang berakhlak, memiliki kepedulian dan bertanggung jawab terhadap lingkungan sosial juga merupakan bagian penting dari pembangunan,” tuturnya.

Ia mengajak seluruh umat Islam di Kabupaten Murung Raya menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Ribiul Awwal 1448 H di Tahun 2026 saat ini, sebagai momentum untuk memperkuat ukhuwah, menjaga kerukunan serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama.

Rejikinoor berharap nilai-nilai keteladanan Rasulullah dapat terus menjadi inspirasi dalam kehidupan keluarga, masyarakat maupun dalam penyelenggaraan pemerintahan.

“Semoga melalui momentum Maulid Nabi ini, kita semakin mencintai Rasulullah SAW, sekaligus mampu menerjemahkan kecintaan itu melalui perbuatan nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (Alb-FH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *