Wabup Kapuas Tinjau Korban Kebakaran di Palingkau Lama, Bantuan Langsung Disalurkan
Kuala Kapuas, Forum Hukum.id— Musibah kebakaran yang melanda RT 07, Kelurahan Palingkau Lama, Kecamatan Kapuas Murung, Selasa (11/8/2026) dini hari, menyisakan duka bagi warga. Sebanyak 10 kepala keluarga dengan total 26 jiwa terdampak akibat kebakaran yang terjadi sekitar pukul 02.00 WIB tersebut.
Keprihatinan itu turut dirasakan Pemerintah Kabupaten Kapuas. Wakil Bupati Kapuas Dodo turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi warga sekaligus menyerahkan bantuan kepada para korban.
Dalam kunjungan tersebut, Dodo didampingi Kepala BPBD Kabupaten Kapuas Pangeran S. Pandiangan, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kapuas Karolinae, Camat Kapuas Murung Kurnadi, Lurah Palingkau Lama Mahyuni, unsur Forkopimcam serta masyarakat setempat.
Berdasarkan laporan kejadian, kebakaran mengakibatkan tujuh rumah mengalami kerusakan berat, satu rumah rusak ringan, serta satu gedung badminton mengalami kerusakan berat.
Di tengah kondisi warga yang masih berduka, Dodo menyampaikan dukungan dan meminta para korban tetap tabah menghadapi musibah.
“Atas nama Pemerintah Daerah, saya menyampaikan rasa duka dan perhatian yang mendalam kepada seluruh warga yang terdampak. Tetap tabah dalam menghadapi cobaan ini. Tidak ada seorang pun yang menghendaki terjadinya musibah, tetapi kita harus tetap sabar dan yakin bahwa ke depannya akan ada rezeki dan jalan keluar yang lebih baik”ujarnya.
Dodo juga mengapresiasi gerak cepat pemerintah kelurahan, Forkopimcam dan masyarakat yang bersama-sama membantu memadamkan api. Kesigapan tersebut dinilai berhasil mencegah api merembet dan menimbulkan kerusakan yang lebih luas.
Kerusakan Akan Dinilai, Stimulan Disiapkan
Pemerintah Kabupaten Kapuas memastikan penanganan terhadap warga terdampak tidak berhenti pada penyaluran bantuan awal.
Melalui BPBD dan Dinas PUPR, pemerintah daerah akan melakukan penilaian terhadap tingkat kerusakan bangunan. Hasil penilaian tersebut nantinya menjadi dasar untuk menentukan bentuk bantuan atau stimulan yang akan diberikan kepada korban
“Nanti akan dilakukan penilaian oleh BPBD dan PUPR Kabupaten Kapuas untuk menentukan tingkat kerusakan, apakah rusak ringan, rusak sedang maupun rusak berat. Untuk rumah yang masuk kategori rusak berat akan diberikan stimulan. Jadi kami mohon warga untuk bersabar, nanti pada waktunya bantuan tersebut akan disalurkan,” jelas Dodo.
Sebagai bentuk kepedulian dan respons awal, Pemerintah Kabupaten Kapuas juga menyerahkan sejumlah bantuan kepada warga terdampak. Bantuan tersebut berupa sembako, perlengkapan rumah tangga, serta makanan untuk balita.
Warga Diminta Waspada Selama Musim Kemarau
Di hadapan warga, Dodo turut mengingatkan pentingnya meningkatkan kewaspadaan, terlebih saat ini Kabupaten Kapuas memasuki musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran.
Ia meminta masyarakat rutin memeriksa instalasi listrik di rumah dan memastikan tidak terdapat kondisi yang dapat memicu kebakaran.
“Karena sekarang musim kemarau, agar selalu waspada dan menjaga kondisi rumah. Periksa instalasi listrik secara berkala dan pastikan tidak ada hal-hal yang dapat memicu terjadinya kebakaran,” pesannya.
Selain kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, Dodo juga mengajak masyarakat kembali mengaktifkan pos kamling sebagai bagian dari sistem keamanan lingkungan.
Tak kalah penting, masyarakat diminta menjaga kesehatan selama musim kemarau, terutama terhadap berbagai gangguan kesehatan yang rentan terjadi, seperti diare dan infeksi saluran pernapasan.
Kehadiran Wakil Bupati Kapuas bersama jajaran pemerintah daerah di lokasi kebakaran menjadi bentuk nyata perhatian pemerintah kepada warga. Di tengah kehilangan yang dialami, bantuan dan dukungan tersebut diharapkan dapat meringankan beban sekaligus memberi semangat bagi para korban untuk kembali menata kehidupan mereka.(Tatang FH)


