Festival Jajanan Tempo Dulu, Dorong Generasi Muda Cintai Kuliner Tradisional
Forumhukum.id, Puruk Cahu – Wakil Ketua I TP-PKK Kabupaten Murung Raya sekaligus Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Dina Maulidah Rahmanto, secara resmi membuka Lomba Festival Jajanan Tempo Dulu dalam rangka Festival Budaya Tira Tangka Balang Tahun 2026.
Kegiatan tersebut diikuti peserta dari lima kecamatan di Kabupaten Murung Raya dan menjadi salah satu rangkaian dalam upaya memperkenalkan serta melestarikan kuliner tradisional daerah.
Dalam sambutannya, Dina Maulidah Rahmanto menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dan turut mendukung pelestarian kuliner tradisional melalui Festival Budaya Tira Tangka Balang. “Kegiatan ini merupakan cabang lomba baru yang kami inisiasi bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Murung Raya, Ibu Warnita Heriyus, sebagai upaya melestarikan budaya, khususnya makanan tradisional,” katanya.
Dina menjelaskan, tujuan utama lomba tersebut bukan sekadar mencari pemenang, tetapi juga mendorong peserta untuk berinovasi dalam mengolah jajanan tradisional agar tampil lebih menarik bagi generasi muda tanpa menghilangkan cita rasa khasnya.
Menurutnya, berbagai kue tradisional memiliki cita rasa yang tidak kalah dengan makanan modern. Namun, tampilan yang kurang menarik terkadang membuat makanan tradisional kurang diminati oleh anak-anak dan generasi muda.
Karena itu, para peserta diberikan ruang untuk berkreasi menggunakan bahan-bahan yang telah ditentukan panitia, baik dari sisi bentuk, pengolahan maupun penyajiannya. “Kami ingin menciptakan inovasi dari bahan-bahan sederhana menjadi jajanan tradisional yang memiliki tampilan menarik, bernuansa baru sehingga generasi muda tertarik untuk membuat, mengolah, dan menikmatinya,” tambahnya.
Selain cita rasa, dewan juri juga melakukan penilaian terhadap proses pembuatan, kreativitas penyajian, serta kemampuan peserta dalam menjelaskan cara pengolahan makanan yang dibuat. Dina berharap, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga mampu menjaga keberlangsungan warisan kuliner daerah agar tetap dikenal, dilestarikan, dan dicintai oleh masyarakat, khususnya generasi muda. (Ed)

