BeritaKapuas

Dukung Swasembada Pangan Tanam Jagung Dilahan SMKN 3 Bersama Polres Kapuas

Forum Hukum.id-kapuas, Kepolisian Resor Kapuas melaksanakan kegiatan penanaman jagung serentak Kuartal I Tahun 2026 sebagai bagian dari upaya mendukung program swasembada pangan nasional. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu (07/03/2026) di lahan SMK Negeri 3 Kuala Kapuas, Jalan Pemuda Km 3,5.

Kegiatatan ini di hadiri beberapa tamu undangan yaitu perwakilan dari Pemkab Kapuas yaitu Asisten II Kusmiati, dari Kodim 1011/KLK, Perwakilan Dinas Pertanian, Badan Pusat Statistik Kabupaten Kapuas, Bulog Kuala Kapuas serta Camat Selat, serta pihak SMK Negeri 3 Kuala Kapuas.

Kegiatatan ini di hadiri beberapa tamu undangan yaitu perwakilan dari Pemkab Kapuas yaitu Asisten II Kusmiati, dari Kodim 1011/KLK, Perwakilan Dinas Pertanian, Badan Pusat Statistik Kabupaten Kapuas, Bulog Kuala Kapuas serta Camat Selat, serta pihak SMK Negeri 3 Kuala Kapuas.

Kapolres Kapuas AKBP Gede Eka Yudharma, S.I.K., M.A.P., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan penanaman jagung ini merupakan bagian dari program nasional yang sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam mendukung swasembada pangan serta menjaga ketersediaan bahan pangan di masyarakat.

Menurutnya, hingga Maret 2026 luas lahan jagung yang telah ditanam oleh Polres Kapuas mencapai 153,5 hektare. Rinciannya, pada Januari 2026 dilakukan penanaman seluas 23,5 hektare, Februari 122 hektare, dan pada Maret 2026 seluas 8 hektare. Sementara itu, lahan lainnya masih menunggu giliran untuk ditanami hingga Kuartal IV tahun 2026.

Ia menjelaskan bahwa program ini merupakan hasil kolaborasi antara Polri dengan berbagai pihak, termasuk Kementerian Pertanian, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Perhutani, Inhutani, serta berbagai stakeholder lainnya termasuk masyarakat.

Selain itu, pada Kuartal III dan IV tahun 2025 wilayah Kabupaten Kapuas juga telah melakukan penyerapan hasil panen jagung sebanyak 10 ton yang kemudian didistribusikan ke Bulog.

Kapolres menambahkan bahwa program penanaman jagung ini bertujuan untuk membantu menjaga ketersediaan jagung sebagai pakan ternak, menstabilkan harga, mendorong perekonomian daerah, serta meningkatkan sinergi antara pemerintah dan masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, Bhabinkamtibmas juga berperan aktif dalam memberikan pendampingan kepada para petani, termasuk pengawasan penggunaan pupuk dan alat mesin pertanian (alsintan), sehingga manfaat program benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

Ia juga mengajak seluruh unsur Forkopimda, Forkopimcam, hingga pemerintah desa untuk bersama-sama mendukung program ketahanan pangan tersebut, khususnya melalui dukungan anggaran untuk pembukaan lahan, penyediaan bibit, pupuk, serta alat-alat pertanian.

“Kami berharap melalui program ini swasembada pangan dapat terwujud dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta para petani,” ujarnya.(Tatang Fh)