BeritaHukumMurung RayaPeristiwa

Warga Jalan Kumala Resah, Aksi Pencurian Kian Marak!

Forumhukum.id, Puruk Cahu – Warga Jalan Kumala, Kelurahan Beriwit, Kecamatan Murung, Kota Puruk Cahu, akhir-akhir ini dibuat resah oleh maraknya aksi pencurian yang terjadi di lingkungan mereka. Sejumlah warga mengaku kerap kehilangan barang milik pribadi, terutama yang disimpan di sekitar pekarangan rumah.

Hilangnya barang-barang tersebut hingga kini masih diselimuti misteri. Namun demikian, warga menduga kuat kejadian ini merupakan ulah oknum yang kerap disebut bertangan panjang dan memanfaatkan kelengahan warga.

Beragam jenis barang dikabarkan raib begitu saja, mulai dari jemuran berbahan stainless, mesin bekas, hingga tabung gas. Yang membuat warga semakin khawatir, modus operandi pelaku diduga cukup matang dan terencana.

Pelaku disinyalir terlebih dahulu mengintai situasi lingkungan serta kebiasaan warga, sebelum akhirnya melancarkan aksinya saat kondisi dirasa aman dan lengah.

Menariknya, warga menilai peningkatan aksi pencurian ini terjadi cukup signifikan sejak dibukanya jalan tembus Polobasan–Nasution. Akses baru tersebut dinilai memberi ruang gerak yang lebih leluasa bagi pelaku untuk keluar masuk kawasan pemukiman.

“Aksi pencurian ini meningkat drastis sejak jalan tembus Polobasan–Nasution dibuka. Akses jadi semakin terbuka dan memudahkan pelaku melebarkan aksinya, yang jelas-jelas bertentangan dengan aturan hukum,” ungkap salah seorang warga Jalan Kumala.

Pola kehilangan yang terjadi berulang kali di titik-titik tertentu semakin menguatkan dugaan bahwa aksi pencurian tersebut bukan bersifat spontan, melainkan dilakukan dengan perhitungan matang.Kondisi ini membuat warga merasa tidak aman dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Kekhawatiran pun kian meningkat karena hingga kini belum ada kepastian mengenai identitas pelaku.

Warga berharap aparat keamanan, baik pihak kepolisian maupun pemerintah kelurahan setempat, dapat meningkatkan patroli dan pengawasan, khususnya di jalur-jalur akses baru yang dinilai rawan. Selain itu, warga juga mendorong pengaktifan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling) sebagai langkah pencegahan.

“Dalam waktu dekat ini kami akan menyampaikan koordinasi ke pihak berwajib, dalam hal ini polsek murung sehubungan dengan situational di wilayah kami dan kiranya harapan kami sederhana, ada perhatian serius dari aparat agar rasa aman warga bisa kembali,” pungkas warga lainnya.

Kejadian yang kerap kali dialami oleh sebagian warga jalan Kumala ini sepatutnya menjadi pengingat bagi warga lainya untuk lebih mewaspadai dan tidak sembarangan menaroh barang milik nya di tempat yang dianggab tidak aman, terutana di pekarangan tempat tinggal, terlebihnya lagi bilamana barang tersebut memiliki nilai ekonomisnya. (red)