BeritaLegislatifMurung Raya

Rumiadi: Mura Expo Jadi Momentum Pelaku UMKM Tingkatkan Perekonomian

Puruk Cahu – ForumHukum.id, Pelaksanaan Mura Expo 2026 di Kabupaten Murung Raya dinilai menjadi momentum penting bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) untuk memperkenalkan produk unggulan sekaligus membuka peluang dalam meningkatkan perekonomian masyarakat.

Ketua DPRD Murung Raya, Rumiadi, S.E., S.H., M.H., mengatakan bahwa keberadaan Mura Expo harus dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh para pelaku UMKM. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk mempromosikan produk, memperluas jaringan pemasaran dan memperkenalkan potensi produk lokal kepada masyarakat.

“Pelaku UMKM kita harapkan dapat memanfaatkan momen Mura Expo ini dengan sebaik-baiknya. Jangan hanya melihatnya sebagai kegiatan pameran, tetapi jadikan sebagai kesempatan untuk memperkenalkan produk, mencari peluang pasar dan meningkatkan perekonomian,” ujar Rumiadi.

Menurutnya, UMKM memiliki peran penting dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Karena itu, berbagai kegiatan yang memberikan ruang promosi dan pemasaran bagi pelaku usaha perlu mendapat dukungan bersama.

Rumiadi menilai, Mura Expo dapat menjadi salah satu sarana untuk meningkatkan kepercayaan diri pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya. Melalui kegiatan tersebut, pelaku usaha dapat melihat secara langsung respons masyarakat terhadap produk yang ditawarkan sekaligus mendapatkan masukan untuk melakukan perbaikan.

“Ini kesempatan yang baik bagi pelaku UMKM untuk melihat bagaimana produk mereka diterima masyarakat. Dari sini mereka bisa melakukan evaluasi, baik dari sisi kualitas, kemasan maupun cara pemasarannya,” jelasnya.

Lebih lanjut Rumiadi mendorong agar produk-produk yang dihasilkan pelaku UMKM Murung Raya tidak hanya dipasarkan di lingkungan lokal, tetapi secara bertahap mampu menjangkau pasar yang lebih luas.

Menurutnya, kualitas produk menjadi salah satu faktor utama yang harus diperhatikan. Kreativitas dan inovasi juga diperlukan agar produk lokal memiliki daya tarik serta mampu bersaing dengan produk dari daerah lain.

“Kalau produknya bagus, kualitasnya terjaga dan pemasarannya dilakukan dengan baik, tentu peluang untuk berkembang akan semakin besar. Karena itu, pelaku UMKM harus terus berinovasi dan jangan cepat merasa puas,” katanya.

Ia juga berharap kegiatan seperti Mura Expo dapat mempertemukan pelaku UMKM dengan berbagai pihak yang berpotensi menjadi mitra usaha, sehingga terbuka peluang kerja sama dan pengembangan usaha yang lebih luas.

Rumiadi menegaskan bahwa penguatan UMKM tidak hanya memberikan manfaat bagi pelaku usaha secara individu, tetapi juga berdampak terhadap perekonomian masyarakat secara keseluruhan.

Ketika UMKM berkembang, menurutnya, akan terjadi peningkatan aktivitas produksi, perdagangan dan transaksi ekonomi yang pada akhirnya dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan pendapatan masyarakat.

“UMKM adalah bagian penting dari ekonomi kerakyatan. Kalau UMKM tumbuh dan berkembang, maka aktivitas ekonomi masyarakat juga ikut bergerak. Karena itu, sektor ini harus terus kita dorong dan berikan ruang untuk berkembang,” ungkapnya.

Ia berharap Mura Expo 2026 tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata, tetapi mampu memberikan dampak nyata bagi pelaku UMKM setelah kegiatan berakhir.

Rumiadi pun mengajak seluruh pelaku UMKM untuk memanfaatkan setiap peluang yang tersedia, meningkatkan kualitas produk, memperluas pemasaran serta membangun jejaring usaha.

“Manfaatkan momentum Mura Expo ini sebaik mungkin. Jadikan sebagai langkah untuk mengembangkan usaha, memperluas pasar dan meningkatkan pendapatan. Kita ingin UMKM Murung Raya semakin maju, mandiri dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian daerah,” pungkas Rumiadi. (Alb_FH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *